Minggu, 04 Juni 2017

5. Ptk ipa smp kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 sistem tata surya BAB II KAJIAN PUSTAKA B. Media Audio Visual


B. Media Audio Visual

Perkembangan dan kemajuan dalam bidang ilmu dan teknologi telah membawa pengaruh yang besar dalam dunia pendidikan. Pendidikan pada dasarnya memiliki fungsi dan tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut dilaksanakan pembelajaran yang mendapat dukungan media pendidikan yang tepat dan efektif.
Media adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar. Penggunaan media pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum dan kemampuan siswa. Sebelum menggunakan media sebagai sarana penunjang pembelajaran, guru memiliki pengetahuan dan pemakaian media tersebut.

Ptk ipa smp kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 sistem tata surya BAB II KAJIAN PUSTAKA

Media berarti wadah atau sarana. Dalam bidang komunikasi, istilah media yang sering kita sebut sebenarnya adalah penyebutan singkat dari media komunikasi.
Menurut Gagne (1970) media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Sementara itu Briggs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar, seperti ; buku, film, kaset, film bingkai dan lain-lain. Menurut Kosasih Djahiri (1999) berpendapat bahwa media adalah sesuatu yang bersifat materiel – inmaterial atau behavioral atau personal yang dijadikan wahana kemudahan, kelancaran serta keberhasilan proses hasil belajar
.
Menurut Dr. Arief S. Sadiman, MSc.dkk, dalam bukunya “ Media Pendidikan ( pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya ) “ menjelaskan bahwa kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar dari pengirim ke penerima pesan.

 Baca Juga : soal ipa smp kelas 7 semester 2 dan kunci jawaban

Aristo (2004:13) menjelaskan secara umum dalam proses pembelajaran media memiliki fungsi yang sangat penting yaitu memperlancar interaksi antara siswa dan guru sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Kamp, Dkk (1985) dalam Aristo (2004:13-15) mengidentifikasi beberapa manfaat dalam pembelajaran, yaitu :
1) Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan.
2) Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
3) Proses pembelajaran menjadi lebih intensif.
4) Efisiensi dalam waktu dan tenaga.
5) Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.
6) Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.
7) Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar.
8) Mengubah pesan guru kearah yang lebih positif dan peroduktif.

Banyak batasan yang diberikan para ahli mengenai media. Asosiasi Teknologi dan Komunikasi Pendidikan ( Association of Education and Communication Technology/AECT ), membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan atau informasi. Sementara Gagne ( 1970 ) berpendapat bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa tersebut untuk belajar. Briggs (1970) menyatakan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga protes belajar terjadi.

Media komunikasi sangat berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah contoh media yang paling sukses menjadi pendorong perubahan. Audio-visual juga dapat menjadi media komunikasi. Penyebutan audio-visual sebenarnya mengacu pada indra yang menjadi sasaran dari media tersebut. Media audiovisual mengandalkan pendengaran dan penglihatan dari khalayak sasaran (penonton). Produk audio-visual dapat menjadi media dokumentasi dan dapat juga menjadi media komunikasi. Sebagai media dokumentasi tujuan yang lebih utama adalah mendapatkan fakta dari suatu peristiwa. Sedangkan sebagai media komunikasi, sebuah produk audio-visual melibatkan lebih banyak elemen media dan lebih membutuhkan perencanaan agar dapat mengkomunikasikan sesuatu. Film cerita, iklan, media pembelajaran adalah contoh media audio-visual yang lebih menonjolkan fungsi komunikasi. Media dokumentasi sering menjadi salah satu elemen dari media komunikasi. Karena melibatkan banyak elemen media, maka produk audio-visual yang diperuntukkan sebagai media komunikasi kini sering disebut sebagai multimedia.


Media audio visual merupakan salah satu media yang digunakan dalam pembelajaran menyimak. Media ini dapat menambah minat siswa dalam belajar karena siswa dapat menyimak sekaligus melihat gambar. Aristo (2004:56) menjelaskan bahwa fungsi media pembelajaran, khususnya media audio visual bukan saja berfungsi menyalurkan pesan, melainkan membantu menyederhanakan proses penyampaian pesan yang sulit sehingga komunikasi dapat menjadi lancar. Dengan uraian di atas media audio visual sangat berguna dan membantu pencapaian tujuan pembelajaran.

Asnawir (2002:57-58) menjelaskan bahwa media audio visual memiliki kesanggupan untuk; pertama menembus ruang dan waktu, kedua menerjemahkan pesan menjadi satuan esensial, ketiga memberikan pengalaman sosial dan emosional, keempat memberikan motivasi, kelima memperjelas pemahaman. 
Ptk ipa smp kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 sistem tata surya
http://guruipabanyuasin.blogspot.com/