Senin, 28 Agustus 2017

7. Ptk ipa smp kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 sistem tata surya BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Per Siklus

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Per Siklus

1. Hasil Pengolahan Data dan Pengamatan.

Penelitian tindakan kelas ipa smp kelas 8 semester 1 . Peneltian ini yang dilakukan pada 3 siklus pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) tentang Sistem Tata Surya. Waktu yang digunakan untuk setiap kali pertemuan adalah 80 menit dan 120 menit.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari pembelajaran siklus pertama hingga yang ke-tiga menunjukkan adanya perubahan baik pada diri siswa, hasil belajar maupun kemampuan profesionalisme gurunya. Perolehan hasil belajar yang dicapai siswa sebanyak 3 siklus untuk materi tentang sistem tata surya dengan KKM 65.

Tabel 2. Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Siklus I – III
No Nama Siswa L/P Siklus Ket
I II III
1 Almiah P 50 70 70
2 Agung Setiawan L 50 70 70
3 Ananda Apriyanti Kartini P 60 60 70
4 Arif Fadhila Rokhim L 80 90 100
5 Berliansyah L 60 60 70
6 Dewi Rahayu P 60 60 70
7 Diana Laelasari P 50 60 60
8 Elen P 30 40 50
9 Elvira Viriya Hakim P 70 80 90
10 Eveline Viriya Hakim P 70 80 80
11 Exsan Hidayat L 40 50 60
12 Fahlul Muhajir L 80 80 100
13 Faozi Latif L 60 70 80
14 Febriansyah L 70 70 80
No Nama Siswa L/P Siklus Ket
I II III
15 Fatimah Azzahra P 70 80 90
16 Fika Wahidatunnisa P 80 80 100
17 Gilang Livaldi L 40 50 60
18 Huswatun Fadilah P 50 50 60
19 Indah P 70 70 80
20 Isa Sampurna L 30 40 50
21 Junisai Daud L 70 70 70
22 Kelvin Gunawan L 70 70 80
23 Khoirunisah P 80 80 90
24 Khusnul Khotimah P 50 60 70
25 Kristin P 60 60 70
26 Kus Sundari P 50 60 60
27 Laela Alfiah Nur Hakim P 60 70 80
28 Lely Herviani P 80 80 90
29 Meliyanti P 70 70 80
30 Moch. Nasir L 70 70 80
31 Noni Yuli Anggraini P 50 50 80
32 Nopita Sari P 50 50 60
33 Nur Amalia P 50 50 50
34 Nurmalasari. H P 50 50 40
35 Nurul Herviani P 80 80 80
36 Oktaviani Wahyuni P 70 70 90
37 Rahmadanti Nur Safitri P 60 60 70
38 Rifqi Pangestu L 40 50 50
39 Siti Amelia P 50 70 80
40 Siti Aminah Islamiyah P 50 70 70
41 Syapta Pradifta L 70 80 80
42 Teby Pratama L 60 60 70
43 Yohanda Halim L 60 60 70
Jumlah 2570 2800 3160
Rata-rata Kelas 60 65 74
Lanjutan Tabel 2. Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Siklus I – III


Tabel 3. Nilai Rata-Rata Hasil Belajar pada Siklus I

No Nilai Jumlah Siswa Jumlah Nilai Prosentase Ket
Tuntas Tidak Tuntas
1 100 - - Nilai rata-rata kelas 2570 : 43 = 60
2 90 - -
3 80 6 480 18,67 % -
4 70 11 770 29,96 % -
5 60 9 540 21 %
6 50 12 600 23,34 %
7 40 3 120 4,67 %
8 30 2 60 2,33 %
9 20 -
10 10 -
Jumlah 43 2570 49 % 51 %


Dari data pada siklus I menunjukkan bahwa walaupun hasil rata-rata kelas mencapai nilai 60 ternyata masih ada siswa yang belum tuntas karena mendapatkan nilai di bawah KKM. Siswa yang mendapat nilai 100 dan 90 tidak ada, siswa yang mendapat nilai 80 hanya 6 orang (18,67%), siswa yang mendapat nilai 70 sebanyak 11 orang (29,96%), siswa yang mendapatkan nilai 60 sebanyak 9 orang (21%), siswa yang mendapatkan nilai 50 sebanyak 12 orang (23,34%), siswa yang mendapatkan nilai 40 sebanyak 3 orang (4,67%), siswa yang mendapatkan nilai 30 sebanyak 2 orang (2,33%),. Berdasarkan hasil yang dicapai tersebut maka siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 17 orang yaitu sekitar 49%. Sedangkan yang tidak mencapai ketuntasan belajar sebanyak 26 orang yaitu sekitar 51%.


Tabel 4. Nilai Rata-Rata Hasil Belajar pada Siklus II

No Nilai Jumlah Siswa Jumlah Nilai Prosentase Ket
Tuntas Tidak Tuntas
1 100 - - Nilai rata-rata Kelas 2800 : 43 = 65
2 90 1 90 3,21 %
3 80 9 720 25,71 %
4 70 13 910 32,50 %
5 60 10 600 21,43
6 50 8 400 14,29
7 40 2 80 2,86
8 30 - -
9 20 - -
10 10 - -
Jumlah 43 2800 61 % 39 %


Dari data pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan yang semula rata-rata kelas mencapai nilai 60 tetapi pada siklus II rata-ratanya mencapai 65. Hasil tes pada siklus II siswa yang mendapat nilai 100 tidak ada, siswa yang mendapat nilai 90 berjumlah 1 orang (3,21%), siswa yang mendapat nilai 80 sebanyak 9 orang (25,71%), siswa yang mendapatkan nilai 70 sebanyak 13 orang (32,50%), siswa yang mendapatkan nilai 60 sebanyak 10 orang (21,43%), siswa yang mendapatkan nilai 50 sebanyak 8 orang (14,29%), siswa yang mendapatkan nilai 40 sebanyak 2 orang (2,86%). Berdasarkan hasil yang dicapai tersebut maka siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 23 orang yaitu sekitar 61%. Sedangkan yang tidak mencapai ketuntasan belajar sebanyak 20 orang yaitu sekitar 39%.


Tabel 5. Nilai Rata-Rata Hasil Belajar pada Siklus III

No Nilai Jumlah Siswa Jumlah Nilai Prosentase Ket
Tuntas Tidak Tuntas
1 100 3 300 9,49 % Nilai rata-rata Kelas 3150 : 43 = 74
2 90 5 450 14,24 %
3 80 12 960 30,38 %
4 70 12 840 26,58 %
5 60 6 360 11,40 %
6 50 5 250 7,91 %
7 40
8 30
9 20
10 10
Jumlah 43 3160 81 % 19 %

Dari data pada siklus III menunjukkan kenaikan yang cukup siginifikan yaitu hasil rata-rata kelas mencapai nilai 73 % dimana Siswa yang mendapat nilai 100 sebanyak 3 orang (9,29%), siswa yang mendapat nilai 90 sebanyak 5 orang (14,24%), siswa yang mendapat nilai 80 sebanyak 12 orang (30,38%), siswa yang mendapatkan nilai 70 sebanyak 12 orang (26,58%), siswa yang mendapatkan nilai 60 sebanyak 6 orang (11,40%), siswa yang mendapatkan nilai 50 sebanyak 5 orang (7,91%). Dari data nilai siklus III dapat ditarik kesimpulan bahwa proses perbaikan pelajaran IPA dengan materi tentang sistem tata surya ini sudah dapat dikatakan berhasil dan mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 32 orang (81%). Jadi proses pembelajaran ini sudah tidak perlu diadakan perbaikan lagi.

Grafik Peningkatan Hasil Nilai dari Siklus I, II dan III Digambarkan di bawah ini :
A. Deskripsi Temuan dan Refleksi Pembelajaran IPA
Berdasarkan observasi dan hasil diskusi dengan teman sejawat, diperoleh hasil bahwa perlu diadakannya perbaikan pembelajaran di setiap siklus. Setelah melaksanakan proses pembelajaran tiga siklus untuk materi tentang sistem tata surya maka terdapat temuan sebagai berikut :
Selama pelajaran pada siklus 1 peneliti tidak menggunakan hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Dengan cara belajar tersebut siswa didik menjadi lebih cepat bosan dan hasil yang diperoleh juga tidak begitu baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai ulangan siklus 1, dimana nilai rata – ratanya 60 dengan 26 dari 43 siswa mendapat nilai dibawah 65.
Sedangkan pada siklus II dimana peneliti menggunakan media peraga, para siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan juga memahami materi pelajaran yang diajarkan. Hal ini mempengaruhi hasil nilai ulangan pada siklus II ini, dimana nilai rata – rata siswa lebih meningkat menjadi 65 dan terdapat 20 dari 43 siswa yang mendapat nilai dibawah 65.

Apabila diperhatikan perubahan yang terjadi pada nilai siswa pada siklus I dan II menunjukan hal yang positif. Namun hasil yang diperoleh peneliti dinilai masih kurang memuaskan. Oleh karena itu peneliti mengadakan siklus III dengan memperbaiki strategi dalam proses pembelajaran. Pada siklus III ini peneliti menerapkan metode demonstrasi dengan menggunakan media audio visual dalam proses pembelajaran.

Dengan menggunakan strategi pembelajaran yang baik dan metode pmebelajaran yang bervariatif serta media audio visual siswa menjadi lebih aktif dan menguasai materi pembelajaran lebih bagus bila dibandingkan dengan siklus sebelumnya. Hal ini terlihat dari hasil nilai ulangan yang diperoleh siswa pada siklus III ini, dimana rata – rata yang didapat dalah 74 dan hanya 11 orang siswa yang mendapat nilai kurang dari 64.
http://guruipabanyuasin.blogspot.com/